4 Cara Kembangkan Keterampilan Pemasaran

Kegiatan pemasaran telah berkembang banyak selama dekade terakhir. Di era perkembangan teknologi, banyak kesempatan datang di dunia pemasaran, terutama dalam hal karir. Kesempatan ini pun harus dimanfaatkan.

Keterampilan sendiri merupakan titik tumpu dalam lintasan karir. Untuk pemasar, keterampilan dalam marketing harus mencakup pembangunan infrastruktur pemasaran, proses dan keterampilan untuk membuat konten hingga menganalisis hasil.

Melansir dari marketingland.com, Jumat (25/3/2016) berikut 4 keterampilan marketing yang bisa membawa karir Anda ada satu tingkat lebih maju.

Memahami Teknologi

Sebesar 39 persen dari eksekutif pemasaran mencari bakat di bidang teknologi digital dan operasi pemasaran teknologi. Keterampilan teknologi mengarahkan keterlibatan pemasaran melalui marketing automation, prediksi analitis and SEO.

Teknologi pemasaran terus berkembang seiring waktu. Untuk bisa beradaptasi, pemasar harus memiliki pengetahuan tentang komponen-komponennya agar dapat saling mencocokkan. Tanpa keterampilan di bidang teknologi, pemasar akan terbatasi ruang geraknya.

Memperluas Kreativitas

Salah satu tanggung jawab bagian marketing adalah mengetahui perubahan dalam pasar. Mereka akan dihadapkan dengan berbagai tantangan. Pemasar yang ingin bertahan harus mencari cara untuk memecahkan masalah secara kreatif.

Misalnya, pemasar membutuhkan keterampilan kreatif dalam menganalisis data untuk menentukan saluran yang digunakan untuk berkomunikasi. Dengan begitu, dia akan mempertahankan relasi yang baik dengan konsumen. Kreativitas diperlukan untuk mempertahankan integritas brand.

Asah Kemampuan Analitis

Salah satu tren analisis dalam pemasaran adalah data mining dan analisis untuk mencari tahu apa yang pelanggan lakukan dan memprediksi kejadian di masa depan.

Kemampuan analitis diperlukan untuk memvalidasi dan menyelidiki data-data di pasaran. Keterampilan ini juga termasuk transisi dari analisis intelijen, mengendalikan pelanggan melalui metadata dan memahami pelanggan dari berbagai perspektif.

Asah Kemampuan Komunikasi

Hampir setiap pekerjaan memiliki persyaratan untuk bisa melakukan komunikasi secara tertulis dan lisan. Ini dikarenakan komunikasi menjadi hal penting dalam menentukan dan melaksanakan strategi organisasi. Keterampilan komunikasi yang kuat adalah kunci untuk keberhasilan pemasaran. Dengan komunikasi lisan meupun tertulis akan memperjelas tujuan, tanggung jawab, bahkan rencana kesuksesan.

 

tag info : http://bisnis.liputan6.com/read/2466178/4-cara-kembangkan-keterampilan-pemasaran

Strategi Pemasaran

5 Unsur Dari Strategi Pemasaran

[1]  Penentuan Pasar

Makna dari “pasar” sangatlah luas sehingga pengusaha dalam hal ini bagian manajemen pemasaran harus memutuskan, memilih secara tepat dibagian tertentu, pasar mana yang nantinya akan dilayani, ini harus dilakukan supaya pemasarannya fokus. segmentasi pemasaran ! dalam sebuah hal ini adalah awal dari semua upaya, dan sangat perlu mendapatkan perhatian serius. segmentasi pemasaran adalah upaya pengklasifikasian atau pengelompokan pasar untuk memudahkan bagaimana nantinya pasar akan diperlakukan, karena sudah barang tentu modal akan terbatas, sebisa mungkin dana yang ada digunakan seefektif mungkin, akan tak efektif jika melakukan pendekatan ke semua masyarakat secara menyeluruh bersamaan, sumber daya tenaga dan biaya yang sangat besar tentunya, juga kehilangan waktu yang bisa lumayan lama, walaupun sudah ditunjang oleh media online, karena belum tentu semua market yang ada menggunakan layanan online sebagai perilakunya. segmentasi pasar ini adalah awal dari supaya produk atau jasa nantinya bener benar di seting sedemikian rupa dengan keinginan pasar.
Pasar yang tersegmen dengan tepat didalam permulaan usaha akan membuat dana pada awal usaha menjadi efektif, ini tentu sangat bermanfaat bagi pengusaha atau manajemen pemasaran yang mempunyai modal yang minimalis, dengan segmentasi yang tak meleset, tertarget sesuai dengan yang dituju, akan sangat menguntungkan para pelaku usaha utamanya untuk perputaran modal dari angka penjualan yang tinggi, semisal ada respon yang cepat dari pasar, dari promosi yang singkat tak berlama lama pun akan menelurkan penjualan yang tinggi, mungkin karena faktor pendekatan promosi iklan yang tepat target sasaran, yang memang memerlukan produk tersebut.
Kita bisa bayangkan, bagaimana seandainya jika Manajemen Pemasaran mobil BMW meensponsori kegiatan lomba paduan suara antar SD, tentu sedikit -jika tak mau diaktakan tak ada- hasilnya, tim marketing akan lebih efektif apabila target pasarnya disesuaikan, katakanlah tim marketing BMW menjadi sponsor dalam event touring car, atau lomba golf. ini akan menjadi jauh lebih baik,

[2] Perencanan Produk

Sebelum membangun sebuah produk yang siap dikeluarkan dipasaran, manajemen pemasaran hendaknya perlu membuat perencanaan produk yang telah disesuaikan dengan target pasarnya, semisal penentuan besaran volume produk, iklan, juga tokoh yang ada dalam iklan. coba diperhatikan, mengapa deterjen banyak berukuran mini volumenya, tidak hanya berukuran besar? atau lihat mengapa shampo Clear menggunakan model pria muda rupawan? mengapa tidak menggunakan artis veteran yang masih tenar? mengapa botol saos menggunakan yang sederhana namun kuat?
Semua pertanyaan diatas tentu sudah melalui Perencanaan, hal hal detail lainnya perlu direncanakan, bahkan jika anda tahu, Mie Sedap yang akan bersaing dengan mie tenar sebelumnya macam Indomie dan Sarimi melakukan riset pasar sekurangnya 2 tahun lamanya sebelum produk tersebut dilepas kepasaran dan menghabiskan biaya yang tak sedikit. dan kita bisa lihat bersama, dalam rentang waktu yang tak terlalu lama, Mie Sedap berhasil merangsek mengganggu dominasi Mie Mie sebelumnya. Terlihat jelas bahwa tak selalu tentang produk yang sudah siap dilepas kepasaran, tetapi bisa juga dalam proses perencanaan.

[3] Manajemen Harga

Manajemen harga merupakan suatu upaya strategis, paling strategis didalam memulai persaingan, bisa diawali dengan perhitungan yang sangat matang secara internal perusahaan lalu dibandingkan denga para pesaing. manajemen harga ini dimulai dengan cara yang sederhana, harga saat promosi, harga eceran, harga reseller atau agen dan lain lain. belakangan ini, pengembangan dalam manajemen harga bisa begitu luas, karena “pasar” saat ini juga turut andil dalam penentuan harga, menjadi masukan dipasar, utamanya saat pasar merespon secara rendah produk tertentu dengan tingkat kreatifitas harga yang keliru, respon pasar atas rumussan harga dari para pesain.

Bisa kita lihat contoh nyata, Wing Food selalu menarik dalam menentukan harga yang berbasis segmen pasar, contohnya Beli 3 Mie Sedap gratis 1 Mie, Beli 3 bungkus Kopi gratis 1 bungkus. coba perhatikan, ini bisa menguntungkan 2 belah pihak, si pembeli juga penjual, apabila yang dibeli hanya 1 bungkus saja, maka bonus akan menjadi milik penjual, yang dapat dijadikan uang ketika dijual lagi.

[4] Distribusi

Distribusi adalah bagian yang karena faktor efisien dan efektivitas bisa membuat energi terkuras. ada tiga pihak yang akan terpuaskan, Produsen, Agen atau reseller dan Konsumen. Distribusi merupakan layanan yang dampaknya dapat dirasakan oleh semua pihak yang ada karena menggunakan jalur rantai merantai.
Kita bisa melihat keunggulan dari produk buku Gramedia, Gramedia merupakan pemasaran yang juga distributor buku, selain produsen buku juga, sekaligus pemilik toko buku diberbagai kota, ini inline serta integratif.

[5] Komunikasi dan Promosi

Lini komunikasi sepatutnya disusun dengan benar karena lini ini akan jadi awal dari pertemuan atau awal dari hubungan berupa informasi-informasi. komunikasi meliputi penerepan pendekatan pmasaran, sistem publlikasi promosi penjaualan, hubngan dengan relasi, penjaualan langsung, pembentukan media yang mendukung. kominikasi yang tepat menyebabkan persepsi yang baik ke dalam pasar. coba tengok iklan keju yang ada ditelevisi, disana digambarkan hanya dengan selembar keju, seorang anak bisa bertambah pintar dan cerdas, sekarang coba anda bayangkan, apakah benar seorang anak akan semakin cerdas hanya dari mengkonsumsi selembar keju? Nah, itulah , semuanya harus kreatif dan komunikatif
tag info : http://nichonotes.blogspot.co.id/2015/02/strategi-pemasaran.html
pemasaran-lewat-internet-online

Kesalahan-Kesalahan Besar Pemasaran

Dunia saat ini sudah terlalu penuh dengan persaingan. Jika Anda membuat satu kesalahan, para pesaing akan dengan cepat merebut bisnis Anda.

Peluang untuk merebut kembali bisa jadi sangat tipis, kecuali ada orang lain yang melakukan kesalahan. Berharap pesaing membuat kesalahan ibarat mengikuti perlombaan dengan harapan  pihak lawan jatuh.

Menurut Jack Trout dalam bukunya In Search of the Obvious, setidaknya ada delapan kesalahan besar yang lazim terjadi dalam dunia hiperkompetitif seperti saat ini.

Ikut-ikutan

Banyak orang percaya bahwa masalah mendasar dalam pemasaran adalah membujuk calon pelanggan. Karena memiliki produk atau jasa yang lebih baik, Anda akan berkata, “Kami mungkin bukan yang pertama, tetapi kami akan menjadi yang lebih baik.”

Itu bisa saja benar, tetapi jika Anda terlambat, dan harus bertempur dengan pesaing besar yang telah mapan, strategi pemasaran Anda mungkin salah. Ikut-ikutan tidak akan berhasil.

Apa yang Anda jual?

Perusahaan besar dan kecil sering merasa sangat kesulitan menggambarkan produk mereka, khususnya jika produk tersebut merupakan kategori baru dan teknologi baru. Penjelasan mereka sering kali berbelit-belit yang pada akhirnya menjadi sulit dipahami.

Sukses pemasaran terbesar diperoleh dengan penjelasan efektif tentang apa yang Anda tawarkan. Jangan berusaha kelihatan cerdas atau rumit.

Kebenaran akan menang.

Pemasaran adalah pertarungan persepsi. Ini merupakan pernyataan sederhana yang sering menjadi sandungan bagi banyak pengusaha. Orang-orang pemasaran asyik melakukan riset dan “mendapatkan fakta-fakta”. Mereka menganalisis situasi untuk memastikan kebenaran itu memang berada di pihak mereka.

Kemudian, mereka berlayar dengan penuh percaya diri ke arena pemasaran. Merasa aman dengan pengetahuan bahwa mereka memiliki produk terbaik dan bahwa pada akhirnya produk terbaiklah yang akan sukses.

Padahal, semua yang ada di dunia pemasaran ini merupakan persepsi pikiran pelanggan atau calon pelanggan.

Ide orang lain

Meluncurkan produk ikut-ikutan sebenarnya berbahaya, seperti halnya ide yang ikut-ikutan. Alasannya, dua perusahaan tidak bisa memiliki konsep yang sama dalam pikiran pelanggan. Ketika pesaing memiliki satu kata atau posisi dalam pikiran pelanggan, akan sia-sialah memiliki kata yang sama.

Kami sangat sukses

Kesuksesan sering menyebabkan arogansi, dan arogansi akan menyebabkan kegagalan.  Ketika orang menjadi sukses, mereka cenderung bersikap kurang objektif.

Ketika kesuksesan mereka semakin meningkat, mereka semakin arogan dan merasa bisa melakukan apa saja yang mereka inginkan. Kesuksesan membawa kesulitan.

Segalanya untuk setiap orang

Ketika Anda mencoba menjadi apa saja untuk  semua orang, Anda akan mengalami kesulitan. Mencoba menggunakan merek yang sudah sukses untuk tujuan yang lebih tinggi daripada yang bisa ditunjukkan merek itu dalam pikiran pelanggan malah bisa menjadi bumerang bagi merek itu sendiri.

Hidup dengan angka

Angka sangat dibutuhkan dalam bisnis. Hitungan tentang laba dan pendapatan tentu harus melibatkan angka-angka. Namun, kita juga harus berhati-hati dalam menggunakan angka-angka untuk membuat sebuah prediksi bisnis.

Sebuah perhitungan yang tidak akurat dapat mengarahkan kita pada penetapan target yang tidak masuk akal. Bagaimana mungkin kita dapat mencapai sebuah target yang tidak masuk akal tersebut? Hal tersebut juga dapat membuat harga saham kita di pasar hancur. Namun yang lebih fatal, ketidakakuratan perhitungan dapat membuat kita keliru dalam mengambil keputusan.

Tidak mengkritisi diri-sendiri

Telah banyak yang ditulis tentang DEC, Xerox, AT&T, dan Kodak, dan usaha mereka untuk berpindah dari bisnis dengan pertumbuhan lambat menjadi cepat.

Jika situasi ini semakin parah, perusahaan-perusahaan dihadapkan pada apa yang disebut “teknologi-teknologi yang mengacaukan”.

DEC menghadapi revolusi komputer desktop, Xerox menghadapi gelombang produk cetak laser, dan Kodak menghadapi kamera digital.

Walaupun sulit, seorang pemimpin harus menemukan cara untuk beralih ke ide atau teknologi yang lebih baik. Sekalipun itu mengancam bisnis dasar mereka. Jika tidak, masa depan mereka akan terancam, khususnya ketika teknologi dikembangkan dan mencapai momentumnya. Masalahnya adalah bagaimana melakukan hal seperti itu?

 

tag info : http://www.marketing.co.id/kesalahan-kesalahan-besar-pemasaran/

th

PRINSIP DAN KODE ETIK DALAM BISNIS

BISNIS SEBAGAI PROFESI

Bisnis dianggap sebagai profesi karena telah sesuai dengan definisi dan ciri-ciri suatu profesi, yaitu :

  1. Profesi adalah pekerjaan dan di dalam bisnis terdapat banyak jenis pekerjaan.
  2. Sebagian besar jenis pekerjaan di dalam perusahaan.
  3. Profesi menuntut penerapan kaidah moral/etika yang sangat ketat.
  4. Tuntutan kaidah moral yang tinggi menjadi keharusan dalam bisnis.

PRINSIP-PRINSIP ETIKA BISNIS

  1. Prinsip-prinsip etika bisnis menurut Caux Round Table (dalam Alois A. Nugroho, 2011)
    1. Tanggung jawab bisnis : dari shareholders ke stakeholders
    2. Dampak ekonomis dan sosial dari bisnis : menuju inovasi, keadilan dan komunitas dunia.
    3. Perilaku bisnis : dari hukum yang tersurat ke semangat saling percaya
    4. Sikap menghormati aturan
    5. Dukungan bagi perdagangan multilateral
    6. Sikap hormat bagi lingkungan alam
    7. Menghindari operasi-operasi yang tidak etis
    8. Prinsip etika bisnis menurut Sonny Keraf (1998)
      1. Prinsip otonomi
      2. Prinsip kejujuran
      3. Prinsip keadilan
      4. Prinsip saling menguntungkan
      5. Prinsip integritas moral

Read more

Strategi-Pemasaran-Yang-Tepat

Langkah-Langkah Dasar dalam Riset Pemasaran

Menjalankan sebuah bisnis tidak cukup hanya dengan menyediakan produk/jasa kemudian menjualnya. Anda harus bisa mengidentifikasi peluang dan masalah, serta merumuskan, memantau, dan menyempurnakan kinerja pemasaran yang ada, sehingga aktivitas bisnis bisa lebih efektif dan optimal. Untuk itu, Anda harus melakukan sebuah riset pemasaran atau marketing research untuk bisa mengidentifikasi keseluruhan hal tersebut.

 

Pada perusahaan modern, sumber data pasar bisa diperoleh dari MMIS (Marketing Management Information System), yaitu pemasok informasi pasar berbasis teknologi informasi (IT). Namun riset pemasaran memiliki kemampuan eksplorasi dan identifikasi peluang pasar yang lebih aktual dibandingkan data MMIS. Dengan melakukan riset pemasaran, perusahaan memiliki peta dan amunisi yang lengkap saat memasuki pasar dan menghadapi kompetitor.

 

Berdasarkan tujuannya, riset pemasaran dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok:

  1. Problem solving research, yaitu riset yang diselenggarakan untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah-masalah pemasaran.
  2. Controlling research, yaitu riset yang diselenggarakan untuk melakukan pengawasan atau pengendalian proses bisnis dan pemasaran yang sedang berjalan.
  3. Planning reseach, yaitu riset yang diselenggarakan untuk memperoleh informasi yang akan digunakan sebagai panduan kegiatan pemasaran dan perencanaan bisnis.

 

Riset pemasaran merupakan sebuah penelitian ilmiah yang harus bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Untuk itu, riset harus dilakukan secara sistematis dengan landasan metodologi yang jelas. Berikut ini adalah langkah-langkah utama dalam riset pemasaran:

1. Membuat rumusan masalah

Langkah-Langkah Dasar dalam Riset Pemasaran

Langkah-Langkah Dasar dalam Riset Pemasaran

Sebuah riset yang powerfull dimulai dengan mengeksplorasi berbagai permasalahan atau perkiraan peluang pasar. Hal ini tidak sekadar dirumuskan dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan, namun harus merupakan hasil eksplorasi mendetail yang diperoleh dari berbagai gejala dan indikasi yang terjadi di lapangan.

Untuk mengeksplorasi masalah pemasaran tersebut, ada teknik-teknik eksplorasi yang bisa membantu, seperti:

Read more

6 Aplikasi Smartphone Gratis untuk Meningkatkan Aktivitas Pemasaran Anda!

Perkembangan teknologi selalu saja memunculkan hal baru yang menarik untuk terus diikuti. Terlebih, sekarang ini banyak orang telah memegang smartphone ataupun gadget canggih. Selain untuk berselancar di media sosial, smartphone juga sangat berguna untuk kepentingan bisnis online Anda.

Ya, hal tersebut hanya bisa dilakukan melalui aplikasi penunjang untuk melancarkan bisnis tersebut. Lalu, apakah Anda menginginkan beberapa aplikasi keren yang dapat digunakan pada smartphone sebagai strategi untuk pemasaran Anda? Tentunya dengan aplikasi-aplikasi tersebut, maka dapat membantu Anda mengatur aktivitas media sosial untuk keperluan bisnis meski di waktu sibuk sekalipun.

Lalu, apa saja aplikasi-aplikasi tersebut? Berikut adalah 6 aplikasi smartphone gratis untuk menunjang bisnis online Anda agar tetap aktif di media sosial.

#1: Google Current

Apakah Anda selalu berpikir untuk menemukan ide-ide keren untuk mem-posting  sesuatu ke media sosial? Untungnya, terdapat cara mudah bagi Anda untuk menemukan content melalui Google Current.

Aplikasi Google Current akan mengubah tampilan web menjadi layaknya sebuah majalah yang bisa dibolak-balik halamannya untuk berpindah dari page satu ke page yang lainnya. Cara menggunakannya cukup simpel. Anda hanya perlu memilih website penyedia konten informasi (berita/ artikel) favorit yang telah di list dan disediakan oleh Google. Selanjutnya, Anda dapat memilih konten berdasarkan kategori yang Anda inginkan.

Gunakan Google Current untuk menemukan konten dan berbagi ke berbagai jaringan di media sosial.

Gunakan Google Current untuk menemukan konten dan berbagi  ke berbagai jaringan media sosial.

Hal ini sangat bermanfaat, karena sebagian besar pengguna media sosial cenderung akan memperhatikan posting-an yang populer. Anda dapat memulai diskusi dengan komunitas online Anda dengan topik yang sedang tren saat itu. Selanjutnya, Anda dapat memilih untuk berbagi link ke jaringan sosial Anda atau bahkan Anda dapat memberi pertanyaan yang berkaitan dengan topik yang sedang tren dengan menemukannya di Google Current.

Read more