SEJARAH SINGKAT

SMK NEGERI 1 SUKOHARJO

Pada tahun 1967an kebijakan pemerintah dibidang pendidikan dalam hal ini Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, menentukan bahwa pendirian sekolah-sekolah kejuruan dan umum berbanding 7 : 4. Pada saat itu era orde baru dimana pembangunan dibidang pendidikan nampaknya mendapat perhatian yang cukup besar, khususnya sekolah sekolah kejuruan.

Untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah maka di Kabupaten Sukoharjo menanggapi dengan membentuk badan bersama Dewan Penyantun Pendidikan. Anggota dewan ini terdiri dari pejabat struktural pemerintahan Kabupaten Sukoharjo dan pejabat kantor tingkat kabupaten, yaitu Kepala Pendidikan Masyarakat. Kalau tidak salah ingat sebagai Ketua Dewan Bapak Hadimulyo / Sekretaris Daerah dan dari Pendidikan Masyarakat Bapak Partowiyoto. Dalam rapat-rapat Dewan Penyantun sangant mendukung berdirinya SMEA Negeri Sukoharjo, bahkan tahun ajaran 1968 / 1969 harus sudah menerima siswa baru.

Kemudian rapat menunjuk Bapak Partowiyoto untuk mencari tempat sementara SMEA Negeri itu dengan tenaga administrasinya. Sedangkan tenaga guru diserahkan pada Kantor Perwakilan Pendidikan dan Kebudayaan, dalam hal ini Inspektur Daerah Pendidikan Ekonomi (IDPE) Jawa Tengah.

Dalam tempo yang tidak terlalu lama Bapak Partowiyoto mendapatkan pinjaman gedung sementara milik SD Negeri Jetis 2 Sukoharjo sebanyak 3 ruang kelas berikut perlengkapannya belajar mengajar, 2 ruang kelas untuk belajar siswa dan 1 ruang kelas untuk kantor kepala sekolah, guru, dan tata usaha.
Kemudian setelah program pendirian SMEA Negeri ini tercukupi maka dilaporkan ke Perwakilan P dan K Propinsi Jawa Tengah Semarang untuk mendapatkan persetujuan serta izin dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan serta mengangkat kepala sekolah beserta guru-gurunya serta pembinaan seperlunya.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama maka surat dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan berupa Surat Keputusan ( SK ) atas pendirian SMEA Negeri 1 Sukoharjo keluar :
Nomor                                                    : 138 / UKK / 1968
Tanggal                                                   : 9 April 1968
Nomer Rekening Anggaran KPKN   : 158748 Surakarta

Setelah mendapatkan SK dari Mendikbud tersebut maka mulai ajaran 1968 / 1969 menerima siswa baru kelas 1, berarti sejak bulan Juli 1968 itu di Kabupaten Sukoharjo secara resmi berdiri :
” SEKOLAH MENENGAH EKONOMI ATAS (SMEA) NEGERI SUKOHARJO”
Tempat Sementara       : SD Negeri Jetis 2 Sukoharjo
Kepala Sekolah              : Bp. Sudarsono BA, pindahan dari SMEA N Tegal
Kepala Tata Usaha        : Bp. Samiyadi, pindahan dari kanto Pendidikan Masyarakat Sukoharjo.
Guru                                 : Ada beberapa guru pindahan/ pengangkatan/ GTT.
Siswa                                : 2 kelas
1 kelas jurusan Tata Buku yang berasal dari SMEP
1 kelas jurusan Tata Niaga yang berasal dari SMP

Perkembangan selanjutnya, mengingat masih sementara, maka tanah kas Desa Kelurahan Jombor yang sudah disediakan dan disetujui untuk didirikan gedung SMEA Negeri akan segera dimulai pembangunannya. Namun banyak warga masyarakat desa Jombor yang kurang setuju jika gedung SMEA Negeri didirikan di tanah kas desa itu, mengingat tempatnya sepi, jauh dari jalan raya, kasihan para siswa yang berjalan terlalu jauh. Tempat itu yang sekarang ini digunakan lapangan olahraga Jombor dan Stadion Gelora Merdeka.

Kemudian Dewan Penyantun bersama Kepala Sekolah menemui Bapak Lurah Jombor Bp. Warnosugito untuk mencarikan tempat di tepi jalan raya. Di tepi jalan raya tidak ada tanah kas desa, semua tanah milik rakyat, namun Bapak Lurah sanggup mengusahakan dengan mengadakan pendekatan kepada pemilik sawah di tepi jalan raya itu.

Para pemilik sawah diminta keikhlasan sawahnya digunakan untuk gedung SMEA Negeri dan gantinya ialah tanah kas desa yang letaknya agak jauh dari jalan raya. Tanah milik rakyat yang diminta Bp. Lurah ialah tanah ditempati gedung SMEA Negeri Sukoharjo yang sekarang SMK Negeri 1 Sukoharjo.

Pada tahun ajaran 1969 / 1970 sekolah dipindahkan ke gedung baru Jombor, karena ruang kelas baru 2 ruang, sedangkan murid sudah 4 kelas, maka yang 2 kelas ditempatkan dirumah penduduk sekitar. Menurut informasi dan mantan ketua BP3 periode 1977 / 1983 bahwa SMEA Negeri 1 Sukoharjo kegiatan belajar mengajar tidak menggunakan rumah-rumah penduduk baru pada tahun 1978 berarti selama 10 tahun kegiatan belajar mengajar belum terpusat disatu tempat.

Dengan surat keputusan Mendikbud : No : 03610 / 1997, tanggal 9 Maret 1977, maka Sekolah Menengah Ekonomi Atas Negeri 1 Sukoharjo menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sukoharjo.

Berikut ini Kepala Sekolah yang pernah menjabat di SMK Negeri 1 Sukoharjo, yaitu :

No

NAMA

Periode Tahun
1 Soedarsono, BA 1968 – 1972
2 Drs. Slamet Efendi 1972 – 1976
3 Drs. Sayid 1976 – 1978
4 Supardjo Sastro Hatmodjo, BA 1978 – 1981
5 Sunarno, BA 1981 – 1988
6 Drs. H.M Walkam 1988 – 1992
7 Drs. Sudaryono 1992 – 1997
8 Drs. Bakjidar 1997 – 2002
9 Drs. Sudibyo 2002 – 2007
10 Drs. Haryanto 2007 – 2012
11 Drs. Mujiono 2012 –